Cuka sari apel adalah minuman yang terbuat atau berasal dari apel. Cuka sari apel kaya akan asam aseat, yang telah terbukti meningkatkan sejumlah kondisi kesehatan. Pada dasarnya, cuka apel adalah kombinasi apel dengan ragi. Ragi mengubah gula yang ada di apel menjadi alkohol. Dengan segala prosesnya, cuka ini akhirnya mengandung asam asetat, air, vitamin, dan mineral.

Cuka dari apel memiliki berbagai macam manfaat untuk tubuh. Beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan dan manusia menemukan bahwa cuka ini dapat meningkatkan pembakaran lemak, menurunkan berat badan, menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, untuk kesehatan kantung, dan fungsi lain-lainnya.

Bagaimana cara mengonsumsi sari cuka apel yang aman?

  • Batasi asupan cuka apel. Mulai dari dosis yang kecil secara bertahap. Maksimal 2 sendok (30ml) makan per hari tergantung toleransi tubuh.
  • Gunakan sedotan saat minum supaya tidak langsung kena gigi.
  • Setelah diencerkan atau dicampurkan dalam air, minumlah pakai sendok untuk mengurangi paparan asam terlalu banyak mengenai gigi.
  • Bilas mulut. Setelah mengonsumsi minuman mengandung cuka dari apel, berkumurlah. Atau untuk mencegah kerusakan enamel lebih lanjut, sikat gigi setelah 30 menit mengonsumsi larutan cuka apel.
  • Hindari sari cuka apel jika Anda memiliki gastroparesis.
  • Pertimbangkan untuk menghindari sari cuka apel jika Anda memiliki gastroparesis atau batasi jumlahnya, yakni satu sendok teh (5 ml) saja dalam sehari.

PERINGATAN:

  • Jangan pernah meminum cuka sari apel secara langsung. Kandungan asam yang kuat dapat menyakiti kerongkongan.
  • Jangan menggunakan cuka sari apel sebagai suplemen kalium. Beberapa indikasi menunjukkan bahwa cuka sari apel dapat menurunkan kadar kalium. Orang-orang yang mengalami radang sendi atau osteoporosis sebaiknya tidak mengonsumsi cuka sari apel.
  • Hindari mengonsumsi cuka sari apel apabila Anda memiliki penyakit refluks asam, sering mulas atau tukak lambung.

Baca Juga: Cara Membedakan Cuka Apel Bragg Asli dan Palsu

Kategori: Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0