Dapatkah Cuka Apel Membantu kita Menurunkan Berat Badan? Siapa sih yang tak ingin mempunyai tubuh langsing dan indah?. Saat ini sudah hadir cuka apel yang dapat membuat tubuh kamu menjadi langsing seperti gadis berumur 17 tahun lagi. 

Cuka sari apel telah dipakai sebagai tonik kesehatan selama ribuan tahun. Penelitian mengindikasikan cuka apel memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menurunkan kadar gula darah. Tetapi dapat menambahkan cuka sari apel ke dalam diet Anda juga membantu Anda menurunkan berat badan? Dalam artikel ini membahas penelitian di balik cuka sari apel dan penurunan berat badan. Selain itu artikel ini juga memberikan tips cara memasukkan cuka sari apel ke dalam diet menurunkan berat badan Anda.

Apa itu Cuka Sari Apel? Cuka sari apel dibuat dalam proses fermentasi dua langkah. Pertama, apel dipotong atau dihancurkan dan dikombinasikan dengan ragi untuk mengubah gula menjadi alkohol. Kedua, bakteri ditambahkan untuk memfermentasi alkohol menjadi asam asetat. Produksi cuka sari apel tradisional membutuhkan waktu sekitar satu bulan, meskipun beberapa produsen secara dramatis mempercepat proses sehingga hanya membutuhkan satu hari.

Asam asetat adalah komponen aktif utama cuka sari apel, juga dikenal sebagai asam etanoat, itu adalah senyawa organik dengan rasa asam dan bau yang kuat. Istilah acetic berasal dari acetum, kata Latin untuk cuka. Sekitar 5-6% cuka sari apel mengandung asam asetat. Ini juga mengandung air dan sejumlah asam lainnya, seperti asam malat. Satu sendok makan (15 ml) cuka sari apel mengandung sekitar tiga kalori dan hampir tidak ada karbohidrat.

Cuka Apel Bisa Membantu Anda Menurunkan Berat Badan dan Lemak Tubuh

Sebuah riset yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural & Food Chemistry menemukan bahwa cuka apel dapat menolong mencegah penumpukan lemak tubuh dan penambahan berat badan. Ketika itu penelitian hanya melibatkan tikus laboratorium.

Peneliti Jepang menemukan bahwa tikus yang mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan diikuti mengkonsumsi asam asetat yang merupakan komponen dari cuka apel mengalami penyusutan lemak sebanyak 10% dibanding tikus lainnya.

Pada tahun yang sama, ahli dari Arizona State University melakukan penelitian dengan objek orang dewasa ‘sehat’ dan penderita diabetes tipe 2.

“Studi ini menunjukkan bahwa orang yang minum dua sendok teh cuka apel sebelum atau selama makan memiliki kadar glukosa darah yang rendah setelah makan. Namun hal ini hanya berlaku jika makanan yang dikonsumsi terdiri dari karbohidrat kompleks seperti karbohidrat yang ditemukan pada sayuran, biji-bijian, umbi, dan kacang-kacangan,” jelas Keti Glassman pendiri Nutritious Life.

Keti Glassman menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut di tahun 2013 menunjukkan bahwa mengkonsumsi satu sendok cuka apel sebelum makan dapat menurunkan kadar glukosa darah pada orang dewasa yang berisiko terkena diabetes tipe 2.

“Pra-diabetes berarti gula darah anda lebih tinggi dari yang dianggap normal, sehingga mampu mengendalikan gula darah menjadi bermanfaat,” tuturnya.

Bukti dan studi
Bisakah minum cuka sari apel membantu seseorang menurunkan berat badan?

Maka sebenarnya tidak ada bukti kuat bahwa meminum cuka apel dapat meluruhkan lemak. Tapi cuka apel ini bisa menjadi ramuan efektif dalam menu makanan sehat jika ingin menjalankan proses penurunan berat badan secara menyeluruh.

Cara Menggunakan Cuka Apel untuk Diet Anda

Ada beberapa cara untuk memasukkan cuka sari apel dalam diet Anda.

Metode yang mudah adalah menggunakannya dengan minyak zaitun sebagai saus salad. Ini terbukti sangat lezat dengan sayuran hijau, mentimun dan tomat.

Ini juga dapat digunakan untuk memetik sayuran, atau Anda dapat mencampurnya ke dalam air dan meminumnya.

Jumlah cuka sari apel yang digunakan untuk menurunkan berat badan adalah 1–2 sendok makan (15-30 ml) per hari, dicampur dengan air.

Sebaiknya menyebarkan ini menjadi 2-3 dosis sepanjang hari, dan sebaiknya diminum sebelum makan.

Mengambil lebih dari ini tidak dianjurkan karena efek yang berpotensi berbahaya pada dosis yang lebih tinggi. Sebaiknya mulai dengan 1 sendok teh (5 ml) untuk melihat bagaimana Anda mentolerirnya.

Jangan mengambil lebih dari 1 sendok makan (15 ml) pada satu waktu, karena terlalu banyak minum sekaligus dapat menyebabkan mual.

Sangat penting untuk mencampurnya dengan air, karena cuka murni dapat membakar bagian dalam mulut dan kerongkongan.

Baca Juga: Cara Penggunaan Cuka Apel untuk Menurunkan Asam Urat Tinggi

Kategori: Artikel

0